Cara Merawat Bunga Anggrek Tebu

Gambar Bunga Anggrek Tebu
Anggrek merupakan tanaman hias yang paling digemari oleh para wanita khususnya, selain dari pada indahnya untuk dijadikan hiasan, langkanya bunga ini juga menjadi daya tarik para pecinta tanaman hias. Bunga Anggrek yang hidup di udara tropis ini bermacam-macam jenisnya salah satunya adalah bunga anggrek tebu yang langka.

Bunga anggrek tebu atau Grammatophyllum Speciosum merupakan bunga anggrek terbesar dan terberat diantara jenis anggrek lainnya. Bentuknya seperti pohon tebu inilah alasan disebut dengan anggrek tebu. Selain jenisnya yang langka, warna dan bentuknya juga menjadi daya tarik dari anggrek tebu ini. Bagi anda yang telah memilikinya dan ingin mengetahui cara yang tepat dalam merawatnya, berikut cara merawat bunga anggrek tebu:
  1. Karena anggrek merupakan tanaman epifit yang hidup di hutan tropis dan menopang pada pohon yang besar. Yang biasanya tidak terkena matahari langsung karena tertutup oleh ranting pohon yang besar. Tetapi, tetap membutuhkan matahari. Jadi anda dapat memberikan sedikit panas matahari dari jam 7 sampai dengan 9 pagi. Ingat, tidak terhampar langsung dengan matahari.
  2. Diperhatikan media tanam dari bunga ini, jangan terlalu basah karena akan mengakibatkan layunya bunga anggrek. Perhatikan juga suhu dari bunga anggrek yang mencapai 15-35o C. Media tanam yang baik untuk anggrek ini berupa media yang tidak cepat lapuk dan berongga agar dapat mengalirkan udara dan dapat menyimpan zat hara.
  3. Lakukan penyiraman rutin pada daun bunga anggrek yang dilakukan pagi dan sore dengan menggunakan spray.
  4. Pemupukan adalah hal terpenting dalam merawat tanaman hias, gunakan pupuk cair (pupuk daun)
  5. Gunakanlah pot plastic yang transparan, agar anda dapat terus mengawasi kelembapan pada akar bunga anggrek. Karena jika akar dari bunga anggrek terlalu lembab dapat berakibat tidak tumbuhnya anggrek.
Sekian tips cara merawat bunga anggrek tebu, semoga bermanfaat dan selamat berkebun.

Related Posts: